Jumat, 08 Juli 2011

9 Dosa Besar Malaysia Kepada Indonesia

Malaysia, sebuah negara merdeka yang belum berdaulat karena masih sungkem kepada Inggris sebagai Tuan Besarnya ini sudah sangat membuat nyeri dada rakyat Indonesia yang cinta damai.



Insiden penangkapan 3 petugas DKP Kepri oleh Marine Police Malaysia di perairan Tanjung Berakit, Bintan hanya puncak gunung es. Karena jika ditilik ke belakang, sudah Dosa-dosa Malaysia terhadap Indonesia.

Berikut ini adalah dosa-dosa Malaysia yang menyulut kemarahan rakyat Indonesia karena menyinggung martabat dan merendahkan harga diri sebagai negara berdaulat.


1. Malaysia mengirimkan teroris-teroris bom ke Indonesia

Indonesia mengirim tenaga kerja (TKI) tetapi Malaysia membalasnya dengan mengirim para teroris ke Indonesia yang membuat banyak ibu-ibu menjadi janda dan anak-anak kita menjadi yatim.
Azhari dan Noordin M Top adalah orang Malaysia yang beroperasi teror di Indonesia. Bersyukur Allah mematikan keduanya.
Doktor Azahari bin Husin lahir di Melaka, 14 September 1957, tewas di Batu Jatim, 9 November 2005. Dia adalah seorang insinyur Malaysia yang diduga kuat merupakan otak di belakang BomBali 2002 dan Bom Bali 2005 serta serangan-serangan lainnya bersama dengan Noordin Mohammed Top.


2. Malaysia merebut Sipadan – Ligitan

Bila mengingat kasus lepasnya pulau Sipadan dan Ligitan menyakitkan karena kedua pulau itu posisi strategis di Selat Makassar yaitu pulau Sipadan (luas: 50.000 meter²) dan pulau Ligitan (luas: 18.000 meter²)
Sikap Indonesia semula ingin membawa masalah ini melalui Dewan Tinggi ASEAN namun akhirnya sepakat untuk menyelesaikan sengketa ini melalui jalur hukum Mahkamah Internasional
Selasa 17 Desember 2002 Mahkamah Internasional memenangkan Malaysia dengan 16 hakim dan Indonesia cuma 1 hakim. Sehingga Pulau Sipadan-Ligitan syah milik Malaysia.


3. Menginjak-injak harga diri Indonesia lewat kasus Ambalat

Setelah menguasai Sipadan dan Ligitan, Malaysia ingin lagi menarik garis pantai dari kedua pulau itu untuk mengklaim Blok Ambalat di Kaltim yang kaya akan minyak bumi. Padahal Malaysia bukan negera kepulauan dan sudah semestinya wilayah Blok Ambalat adalah milik Indonesia.
Kasus ini memanas lagi tahun 2005, ketika 17 pekerja Indonesia ditangkap oleh kapal perang Malaysia di Karang Unarang. Dan Angkatan Laut Malaysia mengejar nelayan Indonesia dan mengusir keluar dari Ambalat. Malaysia dan Indonesia memberikan hak menambang ke Shell, Unocal dan ENI.


4. Berada di belakang layar terjadinya Illegal logging di Indonesia.

Malaysia berniat menggunduli hutan Indonesia yang berada di Pulau Kalimantan dengan cara menyuburkan praktik Illegal Logging dan menerima kayu-kayu Indonesia tersebut tanpa adanya niat pemerintahnya mencegah kerusakan hutan Indonesia.
Di Kalimantan telah ditemukan banyak jalan tersembunyi untuk mengangkut kayu ilegal dari Kalimantan. Bahkan pertambangan juga digerogoti dari jalur terowongan untuk mengeruk kekayaan alam Indonesia.


5. Tidak peduli dengan nasib TKI yang dianiaya majikan

Berapa banyak TKI yang tidak digaji, dianiaya, disuntik gila dan diusir setelah dimanfaatkan tenaganya. Jika majikan Malaysia ke meja hijau atas kasus itu maka ujung-ujungnya bebas alias dinyatakan tidak bersalah atas kasus penganiayaan.
Jumlah TKI di Malaysia tercatat 1,8 juta orang. Yang tidak tercatat lebih banyak lagi. Dan mereka sebagian besar masih memiliki nasionalisme tinggi untuk membela Indonesia.
Banyak para TKI mengembangkan kebudayaan asli daerahnya masing-masing sebagai hiburan rindu kampung kebanggan nasionalisme. Kemudian Malaysia memfasilitasi mereka untuk dikembangkan menjadi budaya dan akhirnya memanfaatkan dan mengklaimnya.


6. Melakukan pelanggaran batas wilayah Indonesia–Malaysia

Malaysia sering melakukan pelanggaran batas wilayah Indonesia–Malaysia di pulau Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera. Bila orang Malaysia ditangkap karena melakukan pencurian ikan di Indonesia, selalu beralasan mereka merasa masih di wilayah Malaysia.
Sudah begitu, polisi Malaysia juga sering mengawal aktivitas illegal fishing tersebut. Jika sudah berlasan perbatasan, ujung-ujungnya nelayan tersebut dilepas.


7. Polisi Diraja Malaysia memukuli wasit Indonesia.

Agustus 2007 wasit karate Indonesia dipukuli 4 polisi Malaysia tanpa sebab hingga akhirnya Indonesia menarik diri dari kejuaraan karate tersebut sebagai bentuk protes.


8. Mematenkan (melakukan klaim hak paten) Budaya Indonesia

Bukan sekali-dua kali negara miskin budaya ini mematenkan budaya Indonesai menjadi hak milik mereka.
Batik Parang asal Yogyakarta dan berbagai hasil kebudayaan daerah baik kesenian maupun makanan atau kerajinan sudah banyak diklaim oleh Malaysia. Alasannya satu, karya tersebut belum dipatenkan oleh Indonesia. Sekarang Batik sudah diakui dunia internasional sebagai milik syah Indonesia.
Mencoba melakukan klaim hak paten terhadap Angklung (alat musik khas Jawa Barat). Belum lagi reog Ponorogo, Kuda Lumping dan sebagainya yang diakui juga milik Malaysia karena di sana memang juga ada berkembang untuk kesenian rakyat.
Makanan khas Indonesia pun diklaim Malaysia. Sehingga kita mempertanyakan apa sebenarnya kreativitas manusia Malaysia.
Tindakan malaysia ini seakan membenarkan perkataan presiden Sukarno bahwa malaysia satu negara (kalau boleh dinamakan negara) tanpa konsepsi, karena memang malaysia sekarang seakan tidak punya jati diri sebagai bangsa.


9. Blog Malaysia Menghina Indonesia

Dalam blog yang mengatasnamakan orang Malaysia ini menghina Indonesia dengan menyebut Indon yaitu orang rendahan. Dan fakta di Malaysia memang para TKI sering diremehkan dengan sebutan seperti itu.
Rakyat Indonesia masih terus meluapkan emosi dan kemarahan atas perlakuan tersebut karena terijak martabat dan harga diri sebagai bangsa berdaulat dan bermartabat. Rakyat juga tahu bahwa Malaysia adalah negara persemakmuran Inggris bersama Australia dan Singapura juga.
Namun Indonesia adalah bangsa pejuang yang tidak takut dengan senjata apapun karena yakin kebenaran dan keadilan akan ditegakkan. Rakyat masih menunggu dan melihat langkah pemerintah dalam menyikapi berbagai perlakuan Malaysia atas Indonesia.
Kita tidak menginginkan peperangan sesama negara serumpun apalagi sama-sama mengucap syahadat dan mengaku Muslim, tetapi melihat perangai pemerintah Malaysia yang arogan dan sombong maka wajib bagi kami jihad menegakkan kemuliaan di bumi Allah Indonesia.

Sumber:http://laskarcerita.blogspot.com/2011/07/9-dosa-besar-malingsia-kepada-indonesia.html
Read more...
Kamis, 07 Juli 2011

10 Kesalahan Finansial Yang Sering Dilakukan Wanita


Wanita mana yang tidak menginginkan keamanan finansial bagi dirinya hingga tua nanti maupun untuk masa depan keluarga tercinta? Pakar keuangan Suze Orman mengamati banyak niat baik wanita dalam mengatur keuangan justru menjadi kesalahan terbesar yang dilakukan.

Wanita yang terkenal akan bukunya yang berjudul Suze Orman's Action Plan: New Rules for New Times, menjabarkan 10 kesalahan finansial yang sering dilakukan wanita akibat kurangnya informasi maupun keteledoran diri sendiri, seperti yang dikutip dari LifeScript.

1. Tidak Berani Menolak
Ini dia akar dari segala masalah. Wanita tidak bisa menolak. Teman yang meminjam uang, teman yang menawarkan produk jualannya, teman mengajak jalan-jalan, dan masih banyak lagi. Semakin sering Anda melakukannya, semakin tipis uang Anda kala membutuhkannya untuk investasi yang lebih besar.

2. Menabung Untuk Biaya Sekolah Anak Sebelum Pensiun
Banyak ibu bertanya pada saya, "Suze, dimana bank terbaik untuk menabung biaya sekolah anak saya?" Sebenarnya Anda harus memikirkan dahulu biaya hidup Anda setelah pensiun nanti. Jika Anda harus memilih, menabunglah untuk keduanya dengan prioritas biaya pensiun. "Mengapa? Bayangkan kelak nantinya Anda menjadi beban hidup anak setelah pensiun. Beruntung jika anak Anda berbakti dan membiayai hidup Anda dengan ikhlas. Jika tidak? Anda mau hidup dengan apa?"

3. Umur Anak Belum Cukup Untuk Dapat Warisan
Normalnya, perusahaan asuransi jiwa tidak membayarkan asuransi jiwa Anda, jika ia belum mencapai 18 tahun, kata Orman. "Bila Anda meninggal, uang polis puluhan atau ratusan juta dari asuransi yang Anda tinggalkan untuk anak Anda yang masih berusia 3 tahun, akan masuk ke rekening tertutup di bank, yang mana tidak bisa diambil oleh sang anak. Jadi, buatlah rekening terpercaya dan tujukan langsung kepada si penerima. Spesifiklah kepada siapa dan bagaimana proses pencairan uang asuransi bisa dilakukan. Konsultasikanlah kepada pihak asuransi Anda untuk lebih detailnya mengenai hal ini.

4. Menganggap Surat Perjanjian Sudah Cukup
Salah. Bayangkan ketika Anda mengalami kecelakaan dan harus dirawat. Siapa yang akan mengurus segala dokumen untuk Anda? Di sini, peranan orang terdekat sangatlah penting. Suami, orangtua, anak ataupun sahabat harus tertuliskan dalam klausul baru, sehingga saat hal yang tidak diinginkan terjadi, Anda bisa menunjuk orang terdekat yang dimaksud untuk menolong Anda mengurus segalanya.

5. Salah Membeli Asuransi Jiwa
"Wanita cenderung mengambil asuransi jiwa keseluruhan atau dengan variabel tertentu," kata Orman. Ada yang menawarkan benefit pasca kematian maupun tabungan berjangka. Anda bisa melakukan yang lebih baik. Caranya? Jika Anda ingin meneruskan uang kepada anak Anda, ciptakan dana investasi. Pilihlah polis yang sifatnya polis asuransi berjangka. Berapa lama yang harus Anda beli? Biasanya, Anda akan menginginkan yang menutupi hingga anak berusia 23 tahun.

6. Teliti Tanggal & Detail
"Kesalahan kecil ini bisa berakhir menjadi tragedi. Perhatikan tanggal surat-surat Anda, entah itu pensiun, asuransi bahkan dokumen milik suami Anda. Banyak wanita yang menjadi istri kedua dari seorang duda, namun ketika sang suami meninggal, segala warisan jatuh ke istri pertama karena tidak memerhatikan detail-detail surat berharga" tambah Orman.

7. Memberikan Kontrol Finansial Kepada Suami
Cinta memang buta, namun bukan berarti Anda menjadi perempuan bodoh karenanya. Libatkan diri dalam mengelola keuangan keluarga. Jika saat ini ia yang mengatur dan segalanya baik-baik saja, tetap pandai-pandailah melihat situasi. Anda tidak pernah tahu kapan pernikahan Anda berakhir atau musibah datang. Utang tersembunyi atau pailit bisa jadi buah tanggungan dari sang suami yang meninggalkan Anda.

8. Pembagian Harta Jika Cerai
Tidak ada yang menginginkan rumah tangganya berantakan dan berakhir dengan perceraian. Namun jika hal itu terjadi, setidaknya Anda mendapatkan apa yang menjadi hak Anda sebagai mantan istri dan tidak hidup terlantar pasca perceraian. Kapan sebaiknya perjanjian pra-nikah ini ditetapkan? Tentunya saat romansa sedang bermekaran di antara Anda berdua.

9. Anda Mendiskon Diri Sendiri
Jika Anda mengelola bisnis sendiri dan gagal mendapat keuntungan, bukan berarti Anda harus banting harga. Hal ini juga berlaku saat perusahaan tempat Anda bekerja untung besar, namun kontribusi Anda tidak berarti apa-apa di mata atasan. Carilah pekerjaan di tempat yang bisa menghargai talenta dan kemampuan Anda. Ketika Anda menghargai diri sendiri, maka penghasilan pun semakin membaik, begitu juga dengan keadaan finansial Anda.

10. Tenaga Sukarela
Anda bekerja, mengurus keluarga, dan membantu secara sukarela ketika diminta. Bantuan sukarela bisa berupa tenaga maupun uang. Zaman sekarang, dimana banyak wanita bekerja keras menghidupi keluarga, Anda juga perlu waktu dan dana untuk diri sendiri. Membantu sukarela memang patut diacungi jempol, namun jika terlalu banyak, Anda akan kelelahan dan efeknya berimbas kemana-mana, termasuk performa kerja dan kantong Anda.

Sumber:http://www.wolipop.com/read/2011/07/08/131430/1677336/1133/10-kesalahan-finansial-yang-sering-dilakukan-wanita?w993301233
Read more...

Inilah Asal Muasal Nama Hari

Banyak orang di masa lalu, percaya bahwa langit itu berlapis tujuh. Ini berkaitan dengan pengetahuan mereka tentang ada-nya tujuh benda langit utama dengan jarak yang berbeda-beda. Kesimpulan ini lahir dari pengamatan mereka atas gerakan benda-benda tersebut.


Benda langit yang lebih cepat gerak-nya di langit dianggap lebih dekat jarak-nya. Lalu mereka menggambar-kan seolah-olah benda-benda tersebut berada pada lapisan langit yang berbeda-beda, mengelilingi Bumi yang berada di tengah-tengah.

Di langit pertama ada Bulan, benda langit yang bergerak tercepat sehingga disimpul-kan sebagai yang paling dekat. Langit kedua ditempati Merkurius (Bintang Utarid). Venus (Bintang Kejora) berada di langit ketiga. Sedang-kan matahari ada di langit keempat. Di langit kelima ada Mars (Bintang Marikh). Di langit keenam ada Jupiter (Bintang Musytari). Langit ketujuh ditempati Saturnus (Bintang Siarah/Zuhal). Inilah keyakinan lama yang menganggap Bumi sebagai pusat alam semesta.

Orang-orang dahulu (khususnya Romawi dan Yunani) juga percaya bahwa ketujuh benda langit itu adalah dewa-dewa yang memengaruhi kehidupan di Bumi. Pengaruh-nya bergantian dari jam ke jam, dengan urutan mulai dari yang terjauh (menurut pengetahuan mereka) yaitu Saturnus, sampai yang terdekat yakni Bulan.

Pada jam 00.00, Saturnus-lah yang dianggap berpengaruh pada kehidupan manusia. Karena itu, hari pertama disebut Saturday (hari Saturnus) dalam bahasa Inggris, atau Sabtu dalam bahasa Indonesia. Ternyata, jika kita menghitung hari sampai tahun 1 Masehi, tanggal 1 Januari tahun 1, memang jatuh pada hari Sabtu.


Bila diurut selama 24 jam, jam 00.00 berikut-nya jatuh pada Matahari. Jadi-lah hari itu sebagai hari Matahari (Sunday).

Setelah Sun’s day adalah Moon’s day (Monday).

Hari berikut-nya adalah Tiw’s day (Tuesday). Tiw adalah nama Anglo-Saxon untuk Dewa Mars (dewa perang Romawi kuno).

Berikut-nya adalah Woden’s day (Wednesday). Woden adalah nama Anglo-Saxon untuk Dewa Merkurius (dewa perdagangan Romawi kuno).

Berikut-nya lagi Thor’s day (Thursday). Thor adalah nama Anglo-Saxon untuk Dewa Jupiter (dewa Petir, raja para dewa Romawi).

Terakhir adalah Freyja’s day (Friday). Freyja adalah nama Anglo-Saxon untuk Dewi Venus (dewi kecantikan Rowawi kuno).


Jumlah hari yang ada tujuh itu, dalam bahasa Arab, nama-nama hari-nya disebut berdasarkan urutan: satu, dua, tiga, sampai tujuh, yakni ahad, itsnain, tsalatsah, arba’ah, khamsah, sittah, dan sab’ah.

Bahasa Indonesia mengikuti penamaan Arab ini, sehingga menjadi Ahad, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum’at, dan Sabtu. Hari keenam disebut secara khusus: Jum’at, sebab itu-lah penamaan yang diberi-kan Allah di dalam Al-Qur’an, yang menunjuk-kan ada-nya kewajiban shalat Jum’at berjamaah.


Penamaan Minggu berasal dari bahasa Portugis, Dominggo, yang berarti hari Tuhan. Ini berdasarkan kepercayaan Kristen bahwa pada hari itu Yesus bangkit. Tetapi, orang Islam tidak mempercayai hal itu (berbeda agama maka beda pula cerita yang dicerita-kan agama masing-masing), sehingga lebih menyukai pemakaian “Ahad” daripada “Minggu”.
Read more...