Sabtu, 09 Juli 2011

Fakta Menarik Tentang Makanan Pizza


Mungkin anda sudah tidak asing lagi dengan makanan yang bernama Pizza ini, terutama para remaja dan kawula muda sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Pizza ini. Makanan yang biasa disebut “martabaknya Negara Italia” ini sudah sangat terkenal di seluruh penjuru dunia, termasuk ke berbagai kota-kota besar di negeri kita ini Indonesia. Pizza adalah sejenis roti bundar, pipih yang dipanggang di oven khusus dan biasanya disiram saus tomat serta keju dengan makanan tambahan lainnya yang bisa dipilih sesuai selera. Keju yang dipakai pada Pizza ini biasanya Keju Mozzarella atau "Keju Pizza". Jenis makanan lain dapat ditaruh di atas pizza, biasanya Daging dan Saus, seperti Salami dan Pepperoni, Ham, Bacon, buah-buahan seperti Nanas dan Zaitun, sayuran seperti Cabe dan Paprika, dan juga Bawang Bombay, Jamur dan lain lain.

Rotinya biasanya roti gandum biasa namun bisa diberi rasa tambahan dengan Mentega, Bawang Putih, Tanaman Obat, atau Wijen. Pizza biasanya dimakan selagi panas (biasanya pada saat makan siang atau makan malam), namun bisa juga disajikan dingin biasanya pada sarapan pagi atau pada saat piknik atau saat perjalanan jauh.

Pizza asli asal Italia yang rasanya enak dapat ditemui di Pizzeria (Toko Pizza) yang tiap porsinya berdiameter kira-kira 30 cm atau lebih, tetapi adonannya telah ditarik tipis. Salah satu rahasia keenakan Pizza Italia ini adalah dipanggang di dalam oven tradisional dengan bara api, karena jika dipanggang dengan oven listrik umumnya adonan pizza tipis tersebut akan menjadi keras.

Pada perjalanan sejarahnya Pizza telah dikenal oleh masyarakat zaman kuno yang tentunya berbentuk lain dengan pizza zaman sekarang. Makanan ini berasal dari makanan kaum miskin yang dibuat dengan bahan-bahan yang sederhana dan mudah didapatkan seperti : Tepung terigu, Minyak, Garam dan Ragi. Sejarah Pizza dimulai pada saat orang Yunani yang pertama membuat adonan roti berukuran besar, bulat dan rata dengan menggunakan campuran rempah-rempah dan minyak. Pada saat itu tomat belum ditemukan, sehingga tidak dipergunakan dalam campuran tersebut.

Pizza adalah makanan Italia yang paling termashyur setelah Spaghetti. Konon kabarnya, Pizza-pun punya legenda yang tersebar dari mulut ke mulut dan didongengkan turun-temurun. Alkisah Sejak zaman dahulu, penduduk di sekitar kota Napoli-Italia mempunyai sejenis makanan yang terbuat dari bahan yang sangat sederhana, tetapi lezat. Makanan itu terbuat dari Tepung gandum, yang diuleni hanya dengan air, dibagi-bagi menjadi gumpalan-gumpalan bundar dan digepengkan dengan tangan. Lalu adonan ini dibakar di atas batu yang sudah dipanaskan di bawah terik matahari. Itulah bentuk awal dari pizza. Setelah manusia mempergunakan kayu dan api untuk memasak, mereka menggunakan semacam tungku tertutup, berbentuk setengah lingkaran, dan terbuka di bagian depan. Mereka membakar kayu di dalam tungku dan meletakkan adonan gepeng dan bundar itu di dalamnya. Pada abad ke-16, Benua Eropa mengenal tanaman baru yang berasal dari Peru, yaitu Tomat. Demikan pula kota Napoli segera mengenal tomat dan memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan mereka. Antara lain, yang selama ini menjadi makanan khas rakyat sekitar Napoli, menambahkan variasi baru bagi pizza mereka, yaitu dengan membubuhkan saos yang dibuat dari buah tomat. Ternyata saos tomat itu malah menambah lezatnya Pizza. Kemudian sejarah menuliskan bahwa pada awalnya Pizza ini adalah makanan khas Italia dari kalangan rakyat jelata yang miskin, Pizza berasal dari pinggiran kota Napoli di utara Italia sekitar tahun 1720. pada saat itu Pizza dianggap sebagai makanan rakyat miskin dan hanya pantas disantap oleh masyarakat miskin. Makanan siap saji ini biasanya dijajakan di jalan-jalan sempit pinggiran kota Napoli, para penjajanya menjajakan dengan cara berkeliling dan berteriak-teriak mencari pembeli. Ada hal yang unik mengenai cara mereka menyimpan Pizza agar tetap hangat, caranya adalah dengan menyimpan Pizza tersebut di dalam sebuah wadah yang terbuat dari tembaga yang disebut Scudo, kemudian wadah tersebut disangga diatas kepala si penjaja.

Pada masa tersebut Pizza tidak pantas masuk ke dalam lingkungan istana kerajaan, karena Pizza dianggap sebagai makanan kelas bawah. Maka karena hal tersebut sang Ratu yang berkuasa saat itu bermaklumat dengan tegas melarang anggota kerajaan dan para bangsawan untuk memakan Pizza ini, karena sang Ratu menganggap apabila menyantap makanan ini bisa merendahkan dan mengurangi wibawa kerajaan.

Namun dibalik Maklumat sang ratu itu, diam-diam sang Raja yaitu Raja Ferdinand I (1751-1825) justru sangat menyukai jenis makanan ini, dan konon karena sangat gandrungnya dengan makanan ini sang Raja sampai menyamar menjadi rakyat biasa hanya untuk pergi ke wilayah kumuh di pinggiran kota Napoli dan menyantap makanan kesenangannya itu. Dan dalam perkembangan selanjutnya sang Raja mengatakan kepada para bangsawan lainnya bahwa Pizza itu tak seburuk yang diduga, ternyata Pizza itu adalah makanan yang sehat dan sangat lezat. Pada awalnya kalangan bangsawan dan istana merasa takut untuk mencobanya karena adanya larangan dari sang Ratu. Namun beberapa orang diantara kalangan istana berani mencoba mencicipi makanan ini dan akhirnya ajakan sang Raja-pun mendapat respon positif dari kalangan istana dan bangsawan, sehingga dengan terbuka merekapun menyatakan bahwa Pizza layak dan dapat masuk dalam kalangan istana dan siapapun dapat menikmatinya. Konon menurut beberapa sumber dikatakan bahwa kemudian cucu Raja Ferdinand I yaitu Raja Ferdinand II memerintahkan untuk membuat pemanggang dengan bahan bakar kayu di kebun istana Capodimonte pada tahun 1832 untuk menjamu para tamu dan bangsawan menyantap Pizza.

Kisah lain menceritakan bahwa Pada abad ke 18, jenis roti ini dikenal di Italia serta dijual di jalan-jalan dan pasar dengan nama ‘Pizza’. Pizza pada saat itu tidak mempunyai toping apapun melainkan hanya seperti roti tawar berbentuk bulat. Roti ini sangat mudah dibuat dan biayanya murah, karena itu kebanyakan dijual ke orang-orang miskin di daerah Naples.

Pada sekitar tahun 1889, Ratu Margherita dengan ditemani oleh suaminya Umberto I, melakukan perjalanan mengelilingi kerajaan Italia. Pada saat perjalanannya itulah, ia melihat banyak sekali orang yang makan roti berbentuk besar, bulat dan rata ini, terutama kaum petani. Karena penasaran, sang ratu memerintahkan pengawalnya untuk membeli roti tersebut, ternyata sang ratu sangat menyukainya sehingga setiap kali keluar kerajaan, maka ia akan makan roti tersebut. Hal ini menjadi bahan pembicaraan di kalangan kerajaan, karena mereka menilai sangat tidak pantas bagi seorang ratu untuk makan makanan kaum petani.

Ratu Margherita tidak memperdulikan protes kalangan istana, bahkan ia khusus mendatangkan Koki Rafaelle Esposito yang paling terkenal dengan Pizza-nya dan mempekerjakannya di istana untuk membuat berbagai macam Pizza sesuai dengan keinginan sang ratu. Koki Rafaelle Esposito membuat pizza special untuk sang ratu dengan menggunakan berbagai macam topping seperti Tomat, Keju Mozzarella, dan Daun kemangi segar, Pizza tersebut berwarna merah, putih dan hijau (sesuai dengan warna bendera Italia). Pizza ini kemudian menjadi Pizza favorit sang ratu dan dinamakan Pizza Margherita, karena sang ratu sangat menyukai Pizza maka Ia-pun menjadi sangat populer di kalangan rakyat Italia. Setelah itu Pizza pun menjadi semakin populer di seluruh Italia, dan mulai dinikmati oleh seluruh kalangan masyarakat. Jenis toppings Pizza dikembangkan oleh masing-masing daerah sehingga semakin banyak dan beraneka ragam.

Demikianlah sepenggal kisah tentang makanan yang disebut Pizza, makanan yang dulunya adalah makanan kaum miskin yang pada perkembangannya sekarang telah mendunia dengan cita rasa khas-nya., bahkan konon di Italia sendiri saat ini terdapat kurang lebih 30,000 kedai Pizza.
Read more...
Jumat, 08 Juli 2011

10 Metode Diet Aneh Dan Berbahaya


Banyak orang yang rela melakukan segala cara demi 'memerangi' kegemukan dan memiliki bentuk tubuh ideal. Beberapa ilmuwan dan ahli kesehatan pun berlomba-lomba menciptakan metode diet. Namun, tidak semuanya aman, bahkan ada yang justru bisa membahayakan kesehatan. Ini dia 10 diet ekstrim dan aneh yang sebaiknya tidak pernah Anda lakukan, seperti dikutip dari BcLiving.


1. Fletcherism
Diet Fletcherism dikembangkan oleh Horace Fletcher, ahli kesehatan asal Amerika. Metode mengunyah makanan sebanyak 100 kali per menit, hingga berubah menjadi cair atau seperti bubur encer. Fletcher mengklaim, semakin lama seseorang makan, akan semakin sedikit jumlah makanan yang diasupnya. Bahayanya: Mengunyah makanan maksimal hanya 30 kali. Jika kita harus mengunyah hingga 100 kali setiap makan, kita akan menghabiskan waktu seharian hanya untuk makan.


2. Paleolithic Diet
Metode ini diciptakan berdasarkan cara makan manusia di era Paleolithic, sekitar 2,5 juta tahun lalu sebelum diciptakannya ilmu pertanian. Kala itu, manusia hanya makan daging hewan liar, ikan, kacang-kacangan, buah dan sayuran.
Bahayanya: Diet ini tidak memasukkan gandum utuh, tumbuhan polong dan produk olahan susu yang mengandung nutrisi penting untuk kesehatan tubuh.


3. Baby Food Diet
Baby Food Diet adalah metode diet yang mengganti porsi makan reguler ke ukuran makanan bayi, atau mengonsumsi apa yang juga dikonsumsi bayi. Mulai dari makanan yang diblender, bubur bayi sampai snack bayi.
Bahayanya: Kebutuhan nutrisi bayi dan orang dewasa tentu saja berbeda. Mungkin memang menurunkan berat badan dengan cepat, tapi makanan bayi tidak bisa memenuhi kecukupan serat, protein, karbohidrat dan kalsium pada orang dewasa.


4. Diet Cuka Apel
Cuka apel dipercaya bisa meningkatkan metabolisme tubuh dan mengurangi selera makan. Diet ini menyarankan pelakunya untuk minum 3 sendok teh cuka apel sebelum makan.
Bahayanya: Cuka apel mengandung asam yang sangat tinggi. Meminumnya secara terus menerus bisa melukai tenggorokan dan lambung.


5. Diet Lemon untuk Detoks
Dikenal dengan sebutan Lemonade Diet atau Maple Syrup Diet, dan dikembangkan ahli kesehatan Stanley Buroughs. Diet ini diterapkan dengan cara hanya meminum campuran jus lemon, sirup maple, bubuk cabai dan air putih selama 10 hingga 40 hari.
Bahayanya: Mengikuti program diet ini sangat berbahaya bagi kadar gula dalam darah, menyebabkan kekurangan vitamin dan kehilangan jaringan otot.


6. Diet Sup Kol/Kubis
Diet sup kubis merupakan salah satu metode diet ekstrim. Anda bisa menurunkan berat tubuh secara drastis, dengan hanya mengonsumsi sup kubis sebanyak-banyaknya selama 7 hari.
Bahayanya: Diet ini jelas tidak disarankan. Menghilangkan berbagai nutrisi dalam jumlah besar bisa menyebabkan kekurangan vitamin dan mineral, juga merusak keindahan rambut, kuku dan kulit.


7. Cookie Diet
Dikembangkan oleh Dr Sanford Siegal, Cookie Diet adalah diet rendah kalori yang menggunakan cookie khusus diet sebagai pengganti makanan harian. Pelaku diet diharuskan mengonsumsi 4 hingga 6 keping cookie per hari.
Bahayanya: Menjalani diet ini, Anda akan kekurangan kalori karena cookie diet hanya mampu memenuhi sebanyak 800 kalori per hari. Artinya, tenaga Anda hanya kuat untuk mengunyah cookie diet.


8. Liquid Diet
Diet cairan bisa menurunkan berat badan sebanyak 54 pon dalam 9 minggu. Caranya, hanya dengan mengonsumsi cairan mulai dari kaldu, jus, bubur encer hingga minuman protein, ditambah berjalan di treadmill tiga jam sehari.
Bahayanya: Hanya mengonsumsi cairan akan membuat tubuh mengambil lemak dan jaringan tubuh sebagai energi. Bahkan, organ tubuh bisa rusak karena digunakan untuk energi agar tubuh bisa beraktivitas.


9. Diet Atkins
Diet Atkins adalah diet rendah karbohidrat dan tinggi protein, seperti daging merah, telur, ikan dan kadang kulit gandum. Diet ini diluncurkan oleh Dr. Robert C. Atkins yang juga seorang kardiolog di awal tahun 70-an.
Bahayanya: Makanan berprotein tinggi bisa menurunkan kadar kalsium yang menyebabkan terjadinya osteoporosis. Selain itu, juga menimbulkan masalah konstipasi (sembelit), usus besar, ginjal atau naiknya kadar kolesterol.
10. Diet Cacing Pita
Mungkin inilah metode diet paling ekstrim. Tapeworm diet, atau diet cacing pita dilakukan dengan cara memakan daging yang mengandung telur cacing pita (yang diklaim sudah disterilkan). Cacing yang bisa tumbuh sepanjang 9 meter dalam perut manusia itu, akan mengurangi selera makan, mengganggu kinerja sistem pencernaan dan penyerapan nutrisi makanan sehingga dipercaya bisa menurunkan berat badan dengan cepat. Setelah mencapai berat badan yang diinginkan, harus langsung meminum anti-biotik untuk membunuh cacing tersebut.
Bahayanya:Cacing pita menyebabkan rasa sakit pada perut, diare, konstipasi bahkan iritasi pada anus.

Sumber:http://www.wolipop.com/read/2011/06/23/095745/1666676/849/10-metode-diet-aneh-berbahaya?w992200featured

Read more...

Tips Menyiapkan Anak Kembali Sekolah Pasca Liburan


Tahun ajaran baru segera datang. Setelah berlibur cukup lama, si kecil kini harus kembali ke sekolah. Berikut ini tips agar anak tak 'kaget' untuk masuk sekolah lagi.

Saat tahun ajaran baru, anak tentu akan mendapatkan kelas, guru dan teman baru. Berbagai kekhawatiran pun terkadang muncul dari mereka. "Apakah guruku baik? Di mana aku duduk? Teman-teman baruku baik atau tidak?" itulah beberapa kekhawatirannya.

Bukan hanya itu saja, setelah liburan lama, beberapa anak bisa jadi malas untuk kembali ke rutinitas sekolah, terutama bangun pagi. Pekerjaan rumah terbesar Anda adalah membuatnya kembali siap menjalani hari-hari sekolah.

Dengan sedikit persiapan sebelum liburan berakhir, orangtua sebenarnya bisa menyiapkan anak untuk kembali sekolah dengan ceria. Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan seperti dikutip dari parenting.kaboose:

1. Ingat Rutinitas
Rutinitas biasanya akan jadi terlupakan saat liburan. Orangtua mengizinkan anak bangun siang dan tidur lebih malam. Untuk kembali menyesuaikan diri kembali ke rutinitas sekolah tentu akan sedikit sulit.

"Sebelum liburan selesai, mulailah fokus pada jadwal yang seharusnya, kapan tidur, makan makanan sehat dan berkumpul bersama keluarga," ujar Patricia Tanner Nelson, Spesialis Perkembangan Keluarga di University Delaware.

Setidaknya, rutinitas tersebut harus Anda lakukan seminggu sebelum sekolah. 2-3 minggu untuk bebas tanpa rutinitas sepertinya cukup untuk anak-anak menikmati hari-harinya. Sehingga seminggu menjelang sekolah adalah waktu yang pas untuk memulai rutinitas lagi.

2. Bersiaplah
Jangan pernah meremehkan pentingnya menyiapkan perlengkapan sekolah saat anak memasuki tahun ajaran baru. Jika memang Anda ingin membelikan anak perlengkapan sekolah baru, persiapkan semuanya jauh-jauh hari, jangan saat sudah mendekati waktu liburan habis. Namun kalau ternyata barang lama anak masih dalam kondisi baik, membeli baru tentu tidak perlu dilakukan.

3. 'Jalan-jalan' ke Sekolah
Jika anak Anda baru memasuki sekolah baru, misalnya dari TK kini duduk di Sekolah Dasar, tunjukkan pada mereka sekolah barunya sebelum hari-H tiba. Ajak anak jalan-jalan ke sekolah barunya sehingga dia bisa melihat seperti apa sekolahnya dan ruang kelasnya nanti.

4. Komunikasi
Ajaklah anak mengobrol tentang sekolahnya. Dalam obrolan itu, usahakan Anda membicarakan hal-hal positif tentang sekolah. Jangan buat anak takut, sehingga berbagai kekhawatirannya seperti apakah temannya akan baik padanya, makin membuatnya stres.

Selama libur, Nelson menyarankan agar orangtua juga tidak berhenti memberikan contoh untuk tetap belajar. Belajar di sini bukan berarti membaca pelajaran sekolah atau sejenisnya. "Jadilah contoh yang baik, bukan hanya di waktu anak sekolah. Misalnya, tunjukkan betapa Anda suka membaca atau sambil membuat kue, Anda bisa mengajak anak belajar matematika dengan membantu mengukur bahan-bahan kue yang diperlukan," urainya.

Selain empat tips di atas, berikut delapan hal lainnya yang juga bisa Anda lakukan dengan anak sebelum mereka masuk sekolah usai libur panjang. Delapan hal berikut ini diberikan oleh Nuniek Rahmania, seorang guru di Junior High Lazuardi Global Islamic School, Cinere:
  • Bicarakan apa saja kebiasaan anak yang harus diubah di kelas selanjutnya.
  • Usahakan Anda memiliki kontak dengan pihak sekolah dan biasakan berkomunikasi intens dengan guru kelas anak yang baru. Hal ini agar Anda merasa aman dan nyaman ketika menitipkan anak di sekolah.
  • Katakan selamat pada anak bahwa dia sudah naik kelas. Poin ketiga ini penting untuk membangun kepercayaan dirinya.
  • Katakan atau ucapkan motivasi semangat pada anak ketika mendekati masuk masa sekolah
  • Yakinkan pada anak kalau pengalaman di kelas selanjutnya akan menarik sehingga anak antusias dan tak takut untuk datang ke sekolah.
  • Jangan membiasakan membeli peralatan sekolah baru setiap tahun. Anak harus belajar menjaga barang-barang pribadinya agar awet dan hemat
  • Perhatikan waktu liburan, jangan sampai bablas. Anak akan kehilangan momen penting di awal tahun jika tidak masuk di pekan pertamanya sekolah.
  • Minta anak berkenalan dengan semua teman sekelasnya dan guru dengan penuh percaya diri ketika masuk di hari pertama nanti.
Bagaimana? Selamat mencobanya bersama si kecil ya.

Sumber:http://www.wolipop.com/read/2011/07/08/184456/1677652/857/tips-menyiapkan-anak-kembali-sekolah-pasca-liburan?w993302233

Read more...