Selasa, 12 Juli 2011

‘Liu Peiwen’ Rela Berjalan Kaki Sejauh 1.600 Km Demi Menikahi Kekasihnya


Liu Peiwen (29) menerima tantangan dari kekasihnya Ling Hsueh (23) untuk berjalan kaki sepanjang 1.000 mil atau 1.600 kilometer, agar pinangannya diterima.
Awalnya Ling hanya bercanda ketika dia mengatakan bahwa dirinya hanya akan menikah dengan seorang pria yang rela berjalan kaki sepanjang 1.000 mil untuknya.
Pasalnya Ling amat menyukai sebuah lagu dari pasangan duet asal Skotlandia yang yang berjudul ’500 Miles’. Dalam lagu tersebut berceritakan seorang pria yang rela berjalan kaki lebih dari 500 mil sebagai bukti kesungguhan cintanya.
Namun sebelum Ling sempat mengatakan kepada Liu bahwa dia hanya bercanda, Liu membeli ransel dan berangkat dari Provinsi Henan untuk dia telusuri hingga ke Provinsi Guangdong yang notabene adalah kampung halaman Ling.
Sebagaimana dilansir Eyeonchina, Selasa (12/7/2011), Ling mengatakan kepada media setempat bahwa tanpa Liu melakukan aksi nekatnya, dia akan menerima lamarannya.
“Dia adalah pria yang baik dan menyenangkan. Saya hanya bercanda ketika menyebutkan keinginan saya itu seperti yang ada di lirik lagu. Tanpa dia berjalan kaki 1.000 mil pun saya mau menikah dengannya,” ujar Ling.
Namun Ling baru menyadari bahwa pernyataannya ditanggapi serius oleh Liu ketika dia hendak memulai perjalanan.
“Sebelum berangkat Liu berkata, bahwa jarak dari sini (Henan) ke Guangzhou adalah 1.600 kilometer, persis 1.000 mil. Dan dia berharap ketika sampai di sana saya akan bilang ‘iya’ untuk lamarannya,” ungkap Ling.
Perjalanan Liu berjalan kaki dari Henan ke Guanszhou diperkirakan akan menghabiskan waktu selama enam minggu. [http://www.okezone.com/]
Read more...

Petani Inggris Membuat ‘York Maze’ Gambar Wajah Harry Potter Di Ladang Jagung


 Petani asal North Yorkshire, Inggris, membuat gambar wajah Harry Potter raksasa di ladang jagung di dekat York. Gambar yang juga disertai jalan yang membingungkan atau labirin itu dinamai York Maze.

Petani bernama Tom Pearce itu menciptakan gambar tersebut dengan menggunakan lebih dari 1 juta tanaman jagung. Tempat ini diperkirakan menjadi labirin terbesar di Eropa dan salah satu yang terbesar di dunia.
Pearcy membuat dua gambar wajah Harry Potter. Masing-masing gambar wajah Harry Potter memiliki diameter 50 meter. Menurut media massa Inggris, itu merupakan gambar wajah aktor Daniel Radcliffe terbesar yang pernah dibuat.
Selain gambar wajah Harry Potter, York Maze juga dilengkapi labirin. Labirin itu menuju ke gambar Harry Potter. Labirin itu mencapai 10 kilometer dan bakal membuat bingung para pengunjung yang masuk ke dalamnya.
York Maze terbuka untuk umum mulai 16 Juli mendatang. Rencananya, tempat itu dibuka setiap hari hingga 4 September.
Pearcy sebelumnya menciptakan labirin berbentuk astronaut, Patung Liberty, dan Flying Scotsman.
“Saya adalah penggemar Harry Potter dan peluncuran film terakhirnya musim panas ini menandai berakhirnya sebuah era,” ujar Pearcy. “Saya ingin membuat sesuatu yang imajinatif untuk mengucapkan perpisahan kepada Harry. Jadi, saya membuat gambar terbesarnya. Dan menciptakannya menjadi sebuah tempat berkompetisi, tampaknya adalah hal yang menarik untuk dilakukan.” [http://www.tempointeraktif.com/]
Read more...
Senin, 11 Juli 2011

‘Miskaulah’ Seorang Ibu Yang Gemar Makan Ayam Hidup


Miskaulah, 38 tahun, warga Dusun Jangan Asem, Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, punya kebiasaan aneh. Dia terbiasa memakan ayam hidup. Saban hari, ia menyantap dua ekor ayam hidup. “Dulu, setiap hari bisa menghabiskan lima ekor ayam,” kata Miskaulah.

Kebiasaan memakan ayam hidup itu dilakoninya sejak usia 10 tahun. “Rasanya (makan ayam hidup) manis-manis hangat,” kata penyiar radio komunitas di Tanggulangin Sidoarjo itu.

Kegemaran makan binatang hidup muncul lantaran masalah keterbatasan ekonomi. Awalnya, ketika itu, dia membantu ayahnya bekerja membuat batu bata. Karena tak ada makanan, ia terpaksa langsung menyantap yuyu atau kepiting kali hidup-hidup.

Ia pun ketagihan dan tak bisa melepas kebiasaannya memakan binatang hidup. Bahkan, ia tak suka makan nasi dan makanan lainnya. Beruntung, dua anaknya tak jijik dan tidak mengikuti kebiasaannya.

Kebiasaan memakan binatang hidup itu pernah membuat dirinya celaka. Saat itu, ia mengkonsumsi ular hidup. Tak berapa lama, wajahnya bengkak lantaran keracunan bisa ular. Sejak itu, ia kapok dan tak tertarik memakan binatang berbisa. Kini, ia lebih memilih menyantap ayam hidup ketimbang binatang lainnya. “Lebih enak daging ayam,” ujar Mama Pretty, sapaan akrabnya di radio komunitas.

Untuk menghentikan kebiasaan makan binatang hidup, Miskaulah menjalani terapi di Rumah Sakit Daerah Sidoarjo.

Dokter Spesialis Saraf, Syamsul Rahmadi, menjelaskan jika kebiasaan Miskaulah bukan gangguan. Pola makannya terjadi sejak masih kecil. Menurut dia, memakan binatang hidup dan meminum darah itu tak steril. “Darah mengandung bakteri dan berbahaya,” ujarnya.

Miskaulah juga menjalani terapi kejiwaan untuk mengakhiri kebiasaannya tersebut. Selama menjalani terapi, ia dilarang menyantap binatang hidup, sedangkan pola makannya diubah seperti semula. Miskaulah berharap bisa menghentikan kebiasaannya memakan binatang hidup. [tempointeraktif.com]
Read more...