Sabtu, 24 Desember 2011

Sejarah Cockpit Dua Awak di Pelopori oleh Orang Indonesia

Klo dulu tuh ya, di dalam sebuah cockpit tuh bisa ada 3-5 orang. Banyak bgt, apa aja tugas mereka? biasanya mereka itu dalam satu cockpit ada Pilot, Co-Pilot, Navigasi, telekomunikasi, dan teknisi. 
Nah, berkat kemajuan teknologi, skrg dalam satu cockpit cukup hanya dengan 2 awak aja. simpel kan? berikut sejarahnya...

18 Januari 1983

"Adalah Tn. Wiweko yang melahirkan Forward Facing Crew Cockpit dua awak. Kami bangga bahwa pesawat jenis ini telah menggunakan ide yang berasal dari pikiran seorang putra Indonesia, digabungkan dengan teknologi modern baru, yang menggunakan 'push button illuminated switches' dan sistem 'digital'. Kokpit dua awak ini telah menjadi kenyataan, dan saya percaya bahwa 'Garuda Design' ini akan menjadi pilihan bagi semua maskapai penerbangan."


Fritz Winkelmann, Manajer Penjualan untuk Asia Jauh, Airbus Industrie
Anda pernah melihat isi kokpit pesawat? Pasti yang sering Anda lihat kokpit dua awak. Nah, kokpit ini dirancang oleh Wiweko Soepono, Direktur Utama Garuda Indonesian Airways kelahiran Blitar, 18 Januari 1923.

Kokpit yang disebut Fritz tersebut, menjadi cikal bakal dari semua kokpit berawak dua pilot pesawat badan lebar dan jumbo, bahkan sekarang pada jetliner terbesar di dunia – superjumbo Airbus A380. Airbus kemudian memberi gelar kehormatan pada Wiweko sebagai "Bapak Two-man Forward Facing Crew Cockpit."

Agar berbeda dan memelopori sesuatu yang baru, ketika Eropa hendak mengembangkan pesawat berbadan lebar Airbus tahun 1967, Roger Beteille, Executive Vice President dan General Manager Airbus Industrie, pernah melontarkan gagasan tentang pesawat Airbus yang kokpitnya diawaki dua orang. Gagasannya mengambil dasar pesawat dua awak buatan Perancis, Caravelle, tapi pasar saat itu hanya mau menyerap pesawat badan lebar Boeing, Douglas dan Lockheed yang kokpitnya tetap dilengkapi side-panel bagi flight engineer.

Sementara Wiweko di belahan Bumi yang lain telah mengambil langkah berani menuju two-man crew cockpit bagi pesawat kapasitas besar. Ia menciutkan jumlah awak kokpit pesawat bermesin empat Douglas DC-8 dari lima menjadi tiga orang. Alasannya, flight radio operator dan navigator tidak diperlukan lagi di pesawat, karena sudah tertangani penerbangnya.


Garuda Indonesia A300B4, pesawat berkokpit dua awak pertama di dunia.

Mengambil pengalaman DC-8, dan pengalaman terbang solo melintasi Samudera Pasifik dengan Beechcraft Super H-18 dari Amerika Serikat ke Jakarta, Wiweko berkesimpulan bahwa kokpit A300 cukup diawaki dua orang saja. "Keluarkan kursi (flight engineer) itu dan mari kita berunding mengenai pembelian pesawat," katanya kepada Roger Beteille.

Seketika itu Beteille terkejut, ia telah menemukan seseorang dengan visi jauh ke depan yang sama. Dan orang itu adalah Wiweko Soepono, asal negara berkembang tapi maju pemikiran dan pandangannya dalam menerapkan teknologi mutakhir penerbangan.

Dalam proses pembuatannya, Wiweko Soepono ikut aktif dalam merancang two-man crew cockpit Airbus ini. Juga saat ia bersama Beechcraft merancang dan mempersiapkan Beechcraft Super H-18 untuk terbang solonya melintasi Pasifik. Selama 60 jam Wiweko terbang sendiri melintasi Pasifik, sambil refueling di Honolulu, Pulau Wake, Guam dan Manila. Prestasi yang sangat luar biasa bagi seorang penerbang.

Wiweko-lah orang Asia pertama yang berhasil terbang sendiri melintasi Pasifik dengan pesawat angkut ringan – sebagai perbandingan, jarak daratan Amerika ke Hawaii lebih jauh daripada jarak New York ke Paris sejauh 5.806,8 km yang ditempuh penerbang terkenal Charles Lindbergh tanggal 20-21 Mei 1927.


sumber: kaskus.us
Read more...

Amanda Seyfried Menyesal Kenakan BH Putih untuk Gaun Hitam

 
LOS ANGELES, Amanda Seyfried mengaku masih menyesal pernah melakukan kesalahan dalam berbusana, terutama ketika ia mengenakan BH putih di dalam gaun hitam.

"Saya mengenakan BH putih di dalam gaun hitam nan cantik dari (label fashion) Miu Miu suatu kali pada awal karier saya. Itu masih membuat saya bergidik," ucap bintang film Mama Mia! ini.

Sementara ia kadang menyesali busana yang pernah dipihnya untuk dikenakannya, Amanda mengatakan bahwa ia sangat yakin akan perawatan kulit yang dijalaninya. "Saya tak memakai rias wajah sama sekali kalau sedang tidak menjalani pengambilan gambar, tapi Luminizing Face Enhancers yang baru dan Enriched Lip Luminizers yang juga baru telah menjadi pilihan saya ketika saya membutuhkan rias wajah dan warna yang cepat," kata Si Cantik berusia 25 tahun ini, yang menjadi model iklan produk Cle de Peau Beaute, kepada situs Fashionetc.

"Sejak saya dikenalkan kali pertama dengan (produk perawatan dan rias wajah) ClA© de Peau Beaute, saya diajari untuk menggunakan semua produk perawatan lengkap untuk kulit supaya mendapatkan hasil yang efektif. Dengan produk itu, kulit saya mencapai tampilan paling baik dan saya menggunakan produk tersebut setiap hari," lanjutnya.

"Saya suka Cle de Peau Beaute La Creme! Saya suka bagaimana kulit saya menjadi seperti saya baru mendapat perawatan facial setiap pagi, sesuadh saya menggunakan La Creme pada malam sebelumnya," katanya lagi.


Source: http://gedenews.blogspot.com/2011/12/amanda-seyfried-menyesal-kenakan-bh.html
Read more...
Jumat, 23 Desember 2011

Nazaruddin Ungkap Sejumlah Proyek Lain


Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, usai diperiksa oleh penyidik KPK, di kantor KPK, Jakarta Selatan, Kamis (22/12/2011). Nazaruddin diperiksa terkait kasus dugaan korupsi dalam proyek pembangunan pusat olahraga di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

JAKARTA, Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin mengungkap sejumlah proyek lain di luar wisma atlet dan Hambalang. Nazaruddin juga kembali menyebutkan dugaan keterlibatan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam beberapa proyek tersebut. Hal itu diungkapkan Nazaruddin seusai menjalani pemeriksaan selama lebih kurang dua setengah jam di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis (22/12/2011).

Jadi, semuanya tinggal kembali ke KPK.
-- M Nazaruddin

"Ada beberapa poin yang ditanyakan lagi, contohnya seperti pembangunan proyek gedung pajak. Itu, kan, dulu yang menang Adhi Karya, namanya Mahfud Suroso. Sama dengan yang proyek Hambalang," kata Nazaruddin.

Mahfud Suroso disebutnya sebagai orang dekat Anas yang dipercaya mengelola sebuah perusahaan bentukan Anas. Perusahaan tersebut, kata Nazaruddin, membuat kontrak fiktif dengan PT Adhi Karya. Selain proyek memenangkan proyek Hambalang dan gedung pajak, PT Adhi Karya juga dikatakan menjadi pelaksana proyek pembangkit listrik di Kalimantan Timur.

"Terus yang ditanya lagi tentang pembangunan listrik di Riau yang menang rekin (rekayasa industri). Semua sudah saya jelaskan, termasuk keterlibatan Andi Saptinus proyek E-KTP," kata Nazaruddin.

Andi Saptinus sebelumnya disebut Nazar sebagai orang Adhi Karya yang memberikan uang Rp 20 miliar kepada Anas. Nazaruddin mengatakan, Anas menerima uang senilai hampir 7 juta dollar AS terkait dengan proyek Hambalang. Ihwal keterlibatan Anas dalam sejumlah proyek itu sudah diceritakan Nazaruddin kepada penyidik KPK. "Dari mana Mas Anas mulai ngatur proyek Hambalang, di mana perannya Angelina Sondakh, di mana perannya pimpinan besar itu seperti Mirwan Amir, semua sudah saya jelaskan secara detail," katanya.

Termasuk, peran Kepala Badan Pertanahan Nasional Joyo Winoto di proyek Hambalang. "Seperti pertemuan Pak Joyo, saya, Pak Mulyono, sama Mas Anas. Pak Mulyono disuruh Pak Anas ngatur ketemuan sama Joyo tentang Hambalang sudah saya ceritakan semua, terus sampai uang yang diserahkan Adhi Karya kepada Mas Anas. Semua sudah saya ceritakan semua lewat siapa. Lewat siapa penyerahannya, di mana, semua saya sudah ceritakan," ucap Nazaruddin.

"Jadi, semuanya tinggal kembali ke KPK," ujarnya.

KPK memeriksa Nazaruddin terkait dengan penyelidikan kasus dugaan korupsi pada peroyek pembangunan pusat pelatihan olahraga di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Source: kompas.com
Read more...