Jumat, 06 Januari 2012

10 Hewan Terberat di Seluruh Dunia

1. Gajah Afrika (African Elephant)

Average Mass (lb): 18,500 (8500 kg)
Maximum Mass (lb): 27,000 (13000 kg)
Average Length (ft): 21.85


2. Gajah Asia ( Asian Elephant )

Average Mass (lb): 8,750 (4200 kg)
Maximum Mass (lb): 11,000 (5200 kg)
Average Length (ft): 19.5


3. Badak Putih Bercula Dua (White Rhinoceros)

Average Mass (lb): 5,000 (2350 kg)
Maximum Mass (lb): 7,920 (3850 kg)
Average Length (ft): 12.5


4. Kuda Nil (Hippopotamus)

Average Mass (lb): 5,250 (2500 kg)
Maximum Mass (lb): 7,100 (3400 kg)
Average Length (ft): 11


5. Gaur

Average Mass (lb): 3,300 (1600 kg)
Maximum Mass (lb): Unknown
Average Length (ft): 9.8


6. Jerapah (Giraffe)

Average Mass (lb): 3,000 (1400 kg)
Maximum Mass (lb): 4,400 (2100 kg)
Average Length (ft): 15.4


7. Walrus

Average Mass (lb): 2,645 (1200 kg)
Maximum Mass (lb): 4,500 (2150 kg)
Average Length (ft): 11


8. Badak Hitam Bercula Dua ( Black Rhinoceros )

Average Mass (lb): 2,420 (1150 kg)
Maximum Mass (lb): 4,000 (1900 kg)
Average Length (ft): 11.25


9. Buaya ( Saltwater crocodile )

Average Mass (lb): 1,700 (785 kg)
Maximum Mass (lb): 3,300 (1600 kg)
Average Length (ft): 20


10. Wild Asian Water buffalo

Average Mass (lb): 1,684 (770 kg)
Maximum Mass (lb): 2,640 (1250 kg)
Average Length (ft): 11.4


sumber: http://jekethek.blogspot.com/2010/01/inilah-10-hewan-terberat-di-seluruh.html
Read more...
Senin, 02 Januari 2012

Jepang Kembangkan Persenjataan Cyber

TOKYO, Jepang dilaporkan sedang mengembangkan sebuah virus komputer yang mampu melacak sumber sebuah serangan cyber kemudian menetralisir program komputer penyerang tersebut. Demikian disiarkan harian Yomiuri Shimbun, Minggu (1/1/2012).

Virus penangkal serangan di dunia maya tersebut merupakan puncak proyek tiga tahun senilai 179 juta yen (Rp 21,05 miliar) yang diberikan pemerintah Jepang kepada raksasa industri teknologi Fujitsu Ltd. Perusahaan tersebut secara spesifik ditugaskan untuk membuat sebuah virus penangkal serangan dan peralatan untuk memantau dan menganalisis serangan cyber.

AS dan China dikabarkan sudah mengoperasikan "persenjataan cyber" tersebut untuk menangkal berbagai serangan di negara masing-masing. Namun, Jepang harus mengamandemen peraturan perundang-undangannya sebelum mengoperasikan senjata ini, karena membuat virus saat ini dilarang di negara tersebut.

Jepang tahun lalu diserang oleh serangkaian serangan cyber, termasuk serangan terhadap sistem komputer parlemen Jepang pada Oktober, dan sistem komputer 200 pemerintah daerah di Jepang pada November.

Sistem komputer di kantor-kantor kedutaan besar dan konsulat Jepang di sembilan negara juga terinfeksi sejenis virus pertengahan tahun 2011 lalu. 

Read more...
Minggu, 01 Januari 2012

Disamakan Nazi, Pemerintah Israel Marah


Salah satu patung yang ditemukan lagi di Jerman.

YERUSALEM, Pejabat Israel mengecam keras warga ultra-Ortodoks, yang mengenakan lambang Bencana, pembantaian Yahudi oleh Nazi, termasuk bintang kuning, pada unjuk rasa menentang "serangan media" terhadap masyarakat keagamaan mereka.

"Itu mengejutkan dan menakutkan," kata Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak kepada radio warga, Minggu (1/1/2011), sehari setelah ratusan orang berkumpul menentang "hasutan terhadap masyarakat ultra-Ortodoks" di media Israel.

"Kepemimpinan masyarakat Yahudi Ortodoks, yang secara dunia bertanggung jawab, harus membasmi gejala tak dapat ditenggang itu," tambahnya.

Unjuk rasa di lingkungan ultra-Ortodoks Mea Shearim di Yerusalem itu menarik ratusan pria dan anak laki-laki, beberapa di antara mereka mengenakan bintang kuning dan yang lain memakai seragam bergaris dari kampung maut Nazi. Unjuk rasa itu seolah-olah menyeru penentangan pemenjaraan seorang pria pemimpin serangan terhadap toko buku agama lingkungan, yang dituduh masyarakat garis keras menjual buku bukan keagamaan.

Akan tetapi laman berita ultra-Ortodoks Kikar Hashabbat menyatakan, unjuk rasa itu menanggapi kecaman media dalam beberapa pekan belakangan terhadap masyarakat itu dan usahanya menegakkan pemisahan berdasarkan atas jenis kelamin. Kikar Hashabbat menyatakan, pengunjukrasa mengenakan bintang kuning, yang orang Yahudi di Jerman dan negara dudukan Nazi terpaksa pakai untuk menyatakan diri di depan umum, sebagai "tindakan luar biasa".

Unjukrasa tersebut mengundang kecaman keras dari direktur Museum Bencana Israel Yad Vashem. "Saya mengutuk dengan cara terkuat penggunaan lambang Bencana. Itu tidak dapat diterima," kata Avner Shalev kepada radio warga. "Itu berasal dari sikap ekstremis dan keinginan jelas untuk memancing," tambah Shalev, yang menyatakan pengunjukrasa tersebut tidak mewakili sebagian besar warga Yahudi ultra-Ortodoks atau masyarakat Israel pada umumnya.

Foto unjukrasa itu terpampang di semua halaman depan suratkabar Israel, yang juga memuat tajuk rencana mengecam penggunaan simbol Bencana. Unjukrasa itu terjadi sesudah beberapa pekan perbantahan umum panas tentang peran masyarakat ultra-Ortodoks di Israel, dengan pusat khusus pada upaya mereka memisahkan angkutan dan bahkan jalanan menurut jenis kelamin.Perbantahan itu menjadi berita utama setelah saluran berita Israel menyaring laporan tentang kota Beit Shemesh, tempat pria ultra-Ortodoks meludahi wanita, yang mereka katakan berpakaian memancing, dan bahkan menghina gadis delapan tahun atas "ketidaksopanan" pakaiannya.

Source: http://internasional.kompas.com

Read more...